Parenting Podcast
Tanam Benih Podcast, part of Tanam Benih Foundation, is about spreading the modern parenting knowledge and tips in a relevant and contemporary media.
- Indexed episodes, last 90 days
- 4
- Latest publication
- Aug 5, 2026
- Audience
- Checking…
- Earliest in this view
- Jul 12, 2026
Latest episodes
Cerdas Bukan Berarti Selalu Baik-Baik Saja - oleh Linawati, S,Psi, M.A., M.Pd, FPCM, MMI Dipl. (opens the original)
Read excerpt
Memiliki anak gifted bukan berarti perjalanan menjadi orang tua akan lebih mudah. Di balik kemampuan berpikir yang cepat, rasa ingin tahu yang tinggi, dan kreativitas yang luar biasa, anak gifted juga sering menghadapi tantangan sosial dan emosional yang tidak sederhana. Mereka bisa merasa berbeda dari teman sebayanya, mudah frustrasi, perfeksionis, atau kesulitan menemukan lingkungan yang benar-benar memahami mereka. Karena itu, anak gifted membutuhkan bukan hanya stimulasi akademik, tetapi jug
Penyebab Luka Batin pada Anak - oleh Sylvia Kurniawan, S.Psi., M.Th. Konseling (opens the original)
Read excerpt
Tidak semua luka pada anak terlihat. Ada luka yang tidak meninggalkan bekas di kulit, tetapi membekas dalam cara anak berpikir, merasa, dan membangun hubungan ketika dewasa. Anak belajar tentang kasih sayang, rasa aman, dan cara berelasi pertama kali dari rumah. Karena itu, hubungan yang penuh bentakan, hinaan, ancaman, atau kekerasan dapat meninggalkan luka batin yang bertahan lama. 💬 Menurut Moms and Dads, kebiasaan apa yang perlu diubah agar anak merasa lebih aman secara emosional?
Jangan Masukkan Anak Les Karena Alasan Ini - oleh Rizal Badudu, M.Min. (opens the original)
Read excerpt
Banyak orang tua memasukkan anak les dengan harapan suatu hari nanti menjadi juara, atlet, atau musisi hebat. Les membantu anak belajar disiplin, konsisten, percaya diri, bersosialisasi, dan menemukan minat serta bakatnya. Kalau akhirnya anak berprestasi, itu adalah bonus. Kalau menurut Moms & Dads, apa tujuan utama anak ikut les? Tulis pendapat Moms & Dads di kolom komentar.
Jangan Tunggu Anak Remaja - oleh Henny Wirawan (opens the original)
Read excerpt
Banyak orang tua mengira pendidikan seksual baru perlu diberikan saat anak memasuki masa pubertas. Padahal, pendidikan seksual dimulai jauh lebih awal. Mengajarkan nama organ tubuh yang benar, menjaga kebersihan area pribadi, memahami batas tubuh (body boundaries), serta membiasakan anak berkata "tidak" ketika merasa tidak nyaman merupakan bagian dari pendidikan seksual yang sesuai dengan usia anak. Dengan bekal ini, anak akan lebih memahami tubuhnya, menghargai dirinya sendiri, dan berani menca
Publishing over time
Last 90 days. Choose a month to open its work.
Recurring subjects
Named in the text we hold. One piece can cover several.
Audience
No verified audience measurement yet.
About this data
Counts cover the work we have indexed. Tone needs enough text and a confident classification. Excerpts and episode notes are not full articles or transcripts.
Identity or attribution wrong? Suggest a correction.